EF#1: You are What You Read

Well, I know that it’s too late to make this post and link it back on BEC’s page. I decided to give it a try and just post when idea comes. I will start from beginning and let see whether I can keep posting for this challenge or not. So, here it comes, English Friday as a new tag for my blog post.

While I was riding back home, a classic silver car from famous bookstore and publisher blocked my way. I steadily stopped and let it take its turn. This moment will be pointless if I didn’t notice a tagline that stick on its rear window: you are what you read.

Read is a unique and the special word for me. What makes it unique? In present, past and future form, this verb will always be written read with its unique sound to tell you what form you using with. My thesis for this similar form related to our habit so we should and contend reading as far as we want to remain alive with an insightful and simple rational mind.

I love reading and can spend all my time just for reading, from heart-warming and delightful book, beauty and harmonious magazine, honest and truthful post, vivace and contagious comment, thoughtful and lengthy feature, indigenous and concise roman, sharpness and wholehearted mail to tremendous and well-chosen-word poetry. I appreciate all kind of reading that inspiring and makes myself happier.

Yeah, it’s true you are what you read. So, what are you reading now?

[being nice for dummies] #0004 Barang mahal yang nggak semua orang punya

(new) Mbot's HQ

Cerita oleh2 waktu ke Bandung 2 minggu yang lalu.

Gue dan Ida jalan-jalan di Ci-Walk sampe haus, dan akhirnya mampir di foodcourtnya. Baik gue maupun Ida waktu itu sama2 baru ngeh bahwa ada di Ci-Walk ada foodcourt. Abis, tempatnya nggak strategis banget: di lantai paling atas, satu lantai dengan bioskopnya, dan dari depan bioskop pun masih harus belok ke kanan terus kiri sedikit baru deh sampe ke sana. Sementara di bawah udah segitu banyaknya tempat makan yang asik-asik. Nggak heran tu foodcourt sepi banget.

Berhubung niatnya cuma mau beli minum, maka gue langsung menuju booth minuman yang kebetulan letaknya paling deket sama kasir dan pintu masuk. Gue beli cappuccino es seharga 7000 perak, sedangkan Ida mau beli air mineral (baca: air minum kemasan, yang sebenernya belum memenuhi syarat kecukupan kandungan mineral untuk disebut ‘air mineral’).

“Wah di sini nggak jual air mineral mbak”, kata mbak-mbak penjaganya. “Yang jual air mineral…

View original post 389 more words

Kalau pekerjaan seperti anak kandung sendiri

I found that this post will be useful in future, so with permission from author Agung Nugroho, I delighted to reblog this post. Enjoy!

(new) Mbot's HQ

Di kantor lagi musim performance appraisal, dan mendadak banyak berseliweran obrolan-obrolan bermuatan motivasi kerja. Yang satu ini lumayan unik buat gue, karena memandang pekerjaan dari sudut pandang yang belum pernah terlintas di pikiran gue sebelumnya 🙂

Seorang bawahan bilang, “Boss… kenapa sih gue nggak naik-naik pangkat? Gue udah kerjain semua kerjaan gue. Apa yang lu suruh gue lakuin. Memang sih, ada beberapa yang meleset, tapi kan bukan sepenuhnya salah gue. Itu kan terkait sama divisi lain. Kalo mereka yang lemot dan berimbas pada kerjaan gue, masa gue yang salah sih?”

Si boss menjawab, “Gini deh. Lupain kerjaan, dan inget anak lu di rumah. Sekarang bayangin, pada suatu hari, tetangga lu dateng dan bilang mau ngajak anak lu yang masih balita jalan-jalan ke bonbin. Dia janji mau pulangin anak lu jam 5 sore. Eh ternyata sampe jam setengah 6 belum dateng. Nggak ada kabar, nggak ada sms, nggak ada telepon. Apa…

View original post 752 more words

[being nice for dummies] #0012: kejutan istimewa dari Planet Sports

(new) Mbot's HQ

Kalo lo mau beli sepatu di toko, dan sepatu yang lo pilih nggak tersedia ukurannya, apa yang biasanya dilakukan penjaga tokonya?

Kalo dia sekedar bilang, “Maaf, ukurannya nggak ada” mungkin lo akan maklum.

Kalo dia bilang “Maaf, ukurannya nggak ada. Berminat dengan model yang ini, barangkali?” lo mungkin akan sedikit terkesan dengan upaya si penjaga toko untuk membantu.

Tapi yang gue dan Ida alami kemarin bener-bener jauh melebihi ekspektasi kami atas pelayanan toko sepatu manapun yang pernah kami kunjungi.

Ceritanya, kemarin gue dan Ida jalan-jalan ke Grand Indonesia, refreshing dikit mumpung dapur kotakkue.com lagi libur. Niat awalnya sih cuma mau cuci mata, tapi akhirnya jadi ngiler waktu liat tulisan “discount” tergantung-gantung di toko Planet Sports. Ida lantas inget pernah ngincer sepatu merk Skechers beberapa waktu yang lalu. Kamipun mampir.

Pilih punya pilih, Ida akhirnya naksir sepasang sepatu tipe casual, dan minta dibawain nomor 37 kepada Mbak Pramuniaga. Si Mbak Pramuniaga…

View original post 980 more words